THE BLOG

09
Dec

Statistika Ekonomi

Untuk buku Statistika Ekonomi yang diterbitkan Unimal Press, Aceh ini, Prof Apridar menulis bersama M Rasyidin. Buku setebal 120 halaman itu mengulas tentang kajian statistik ekonomi. Ulasan penting dan sangat mudah dipahami oleh seluruh pembaca.  Silahkan menikmati kajian statistika ekonomi lewat buku yang diterbitkan pada November 2012 itu. [dim]

09
Dec

Teori Ekonomi, Sejarah dan Perkembangannya

PROF DR APRIDAR SE, MSi menulis buku Teori Ekonomi, Sejarah dan Pekrembangannya ini tahun 2010 lalu. Buku yang diterbitkan oleh Graha Ilmu, Yogyakarta  itu mengupas tuntas tentang teori ekonomi dan perkembangannya dewasa ini. Meski sarat dengan kandungan ilmiah, namun buku ini disajikan secara ringan.

Tujuannya agar buku setebal 182 halaman itu mudah dipahami pembaca. Buku ini tidak hanya bisa dinikmati oleh penggemar kajian ekonomi, namun masyarakat umum pun mudah memahami buku tersebut. [dim]

 

read more

09
Dec

Graha Ilmu Terbitkan Buku Rektor Unimal

PENERBIT Graha Ilmu Yogyakarta menerbitkan buku Ekonomi Peradaban, Ekonomi, Politik, Pendidikan dan Keagamaan karya Rektor Universitas Malikussaleh (Unimal) Prof Dr Apridar. Buku tersebut merupakan buku ke 11 yang ditulis Prof Apridar sepanjang karirnya sebagai dosen di Fakultas Ekonomi, Unimal.

Sebelumnya Prof Apridar telah menulis buku tentang ekonomi kelautan, ekonomi internasional, potensi ikan tuna Indonesia dan sejumlah buku lainnya. “Ide awal menulis buku ini adalah saat saya menulis artikel di Harian Kompas, Serambi Indonesia, Rakyat Aceh dan media lainnya di tanah air. Persoalan utama bangsa ini sangat kompleks, mulai ekonomi, politik, pendidikan dan keagamaan,” sebut Prof Apridar, Jumat (3/7).

read more

09
Dec

Rektor Unimal Tulis Buku Pembangunan Maritim Indonesia

?

Buku “Ironi Negeri Sejuta Nyiur di Pantai, Pemberdayaan Nelayan dan Pembangunan Maritim di Indonesia.”

Rektor Universitas Malikussaleh (Unimal) Prof Dr Apridar menulis buku dengan judul “Ironi Negeri Sejuta Nyiur di Pantai, Pemberdayaan Nelayan dan Pembangunan Maritim di Indonesia.” Buku tersebut merupakan buku ke-13 sepanjang karirnya sebagai dosen di Unimal.

Untuk kali ini, Prof Apridar juga menggandeng lima penulis lainnya dari Lembaga Penelitian dan Ilmu Pengetahuan (LIPI) Jakarta. Buku setebal 183 halaman itu diterbitkan oleh PT Graha Ilmu Yogyakarta dan didedikasikan dalam program “Buku untuk Indonesia”.

read more

08
Dec

Gempa Aceh, Unimal Kirim 35 Tenaga Medis ke Samalanga

LHOKSEUMAWE– Universitas Malikussaleh (Unimal) Aceh Utara mengirimkan 35 tenaga medis ke lokasi bencana di kawasan Samalanga, Kabupaten Bireuen, Kamis (8//12/2016). Ke 35 itu terdiri dari dokter umum, dokter spesialis bedah, dan 25 mahasiswa coas kedokteran.

Rektor Unimal, Prof Apridar menyebutkan tim tersebut juga membawa obat-obatan yang diperlukan oleh masyarakat korban bencana. Sehari sebelumnya, ratusan mahasiswa Unimal dan dosen telah beragkat ke Pidie dan Pidie Jaya untuk menjadi relawan.

read more

03
Dec

Pertanian, Inflasi dan Ekonomi Kita

Prof Dr Apridar SE. MSi

Prof Dr Apridar SE. MSi

MAYORITAS penyebab inflasi di sejumlah kota di Aceh selain piranti moneter, disumbang dari sektor pertanian sangat dominan disumbangkan oleh beras, cabai, daging sapi dan bawang merah. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan pada September 2016 lalu, Lhokseumawe tercatat sebagai kota kedua tertinggi inflasi sebesar 1,44 persen dari 82 kota yang dipantai BPS dan Bank Indonesia. Dua kota besar di Aceh lainnya mengalami inflasi masing-masing Meulaboh 0.38 persen, Banda Aceh  0,78 persen. Kedua kota ini berada pada urutan enam dan sembilan inflasi tertinggi Indonesia pada September lalu.

read more

03
Dec

Ironi Pendidikan Tinggi

PROF. DR. H APRIDAR. SE.MSi

PROF. DR. H APRIDAR. SE.MSi

PENDIDIKAN tinggi yang dipercaya melahirkan insan cerdas, jujur, dan memiliki visi memperbaiki Indonesia perlu ditata ulang. Kompleksitas masalah membekap sejumlah  perguruan tinggi negeri dan swasta (PTN/PTS). Mulai dari kekurangan dosen, staf, laboratorium hingga sarana dan prasarana yang jauh dari kata memadai.

Data dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristek Dikti) menyebutkan, saat ini jumlah dosen di PTN hanya 5.350 orang (Kompas, 30/10/2016). Sementara jumlah dosen yang dibutuhkan 17.121 orang. Jumlah itu akan bertambah mengingat dalam empat tahun ke depan, sebanyak 10.000 dosen memasuki masa pensiun.Continue Reading..

read more